header_left header_center1
header_center2
header_banner2
header_bottom
 
 
 
 
 
Jumat, 01 April 2011
UPDATE KASUS FLU BURUNG


 

Berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium Pusat Penelitian Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, SS (P, 28 tahun), warga Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi D.I.Yogyakarta  dinyatakan  positif flu burung (H5N1).

Pasien merasakan gejala demam disertai batuk dan muntah sejak 1 Maret 2011. Pasien  sempat berobat beberapa kali ke mantri dan klinik swasta antara tanggal 6-10 Maret 2011. Pada tanggal 11 Maret 2011 penderita berobat ke Puskesmas, dan langsung dirujuk ke rumah sakit swasta dengan diagnosis observasi febris.

Selama dirawat di rumah sakit swasta, tidak ada perbaikan bahkan muncul sesak. Dua hari kemudian penderita dirujuk ke RS rujukan flu burung di Yogyakarta. Di rumah sakit  rujukan ini, dilakukan penanganan  kasus sesuai standar, namun jiwanya tidak dapat ditolong.

Faktor risiko, pasien hampir setiap hari pergi ke pasar tradisional untuk berbelanja barang dagangan warungnya. Disamping itu, keluarga penderita juga memelihara beberapa ekor ayam dan bebek.

Upaya penanggulangan telah dilakukan Kemenkes bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat. Sementara itu,  Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama selaku focal point IHR (International Health Regulation) telah menginformasikan kasus ini ke WHO.

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon: 021-52907416-9, faks: 5223002, 52921669, Call Center: 021-500567,      021-500567, 30413700, atau alamat e-mail puskom.publik@yahoo.co.id This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it , info@depkes.go.id This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it , kontak@depkes.go.id This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it .


Sumber : KEMKES RI

 
   

Copyright©2010 Ditjen PP&PL - Kementerian Kesehatan R.I.