header_left header_center1
header_center2
header_banner2
header_bottom
 
 
 
 
 
Minggu, 09 Maret 2014
Electronic Cigarettes (ECs) atau Electronic Nicotine Delivery System (ENDS)


Prof dr Tjandra Yoga Aditama  SpP(K), MARS, DTM&H, DTCE Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) menyampaikan beberapa hal sebagai berikut:

1. Definisi Electronic Cigarettes (ECs) atau Electronic Nicotine Delivery System (ENDS): alat yang berfungsi untuk mengubah zat-zat kimia menjadi uap dan mengalirkannya ke paru-paru, di mana zat kimia tersebut merupakan campuran zat seperti nikotin dan propilen glicol.

Produk-produk ini belum diatur ataupun dimonitor sehingga kandungan zat tiap merek sangat bervariasi, baik jenis maupun kadar tiap-tiap jenis zat, tidak ketahui isi sebenarnya.

2. Alat ECs/ENDS terdiri dari: komponen penguap, batere isi ulang, pengatur elektronik dan wadah cairan yang akan diuapkan.

3. ENDS pertama kali dikenalkan di China pada tahun 2003 dan distribusi semakin mendunia, terutama melalui internet.

4. Keamanan ENDS belum terbukti secara ilmiah.

5. Kandungan ECs / ENDS yang berbahaya:
- nikotin;
- konsentrasi tinggi propylene glycol (zat penyebab iritasi jika dihirup)
- berdasar test oleh FDA: beberapa produk mengandung diethylene glycol --> zat kimia yg pernah digunakan untuk meracuni
-  ditemukan dalam cairan oleh German Cancer Research Center;
o   Zat beracun terhadap sel tubuh dengan kadar menengah hingga tinggi dari zat pemberi rasa / `flavor`
o  nitrosamin (penyebab kanker) 
o   logam beracun (cadmium, nickel dan timbal)
o   Carbonyls (formaldehyde, acetaldehyde and acrolein) (penyebab kanker)
o   komponen organik yang mudah menguap dan rusak di suhu ruang: toluene dan m,p- xylene (zat beracun)
o   keberadaan kandungan zat aktif yang sangat bervariasi baik jenis maupun kadarnya.

6. Bahaya ECs / ENDS:
- Adiksi
alat ini adalah cara baru memasukkan nikotin dalam tubuh.

- Efek buruk nikotin terhadap tubuh:
adrenalin meningkat --> tekanan darah meningkat ---> denyut nadi meningkat
Keracunan akut nikotin: adanya kasus kematian anak.

-  peringatan dari pabrik sebagai berikut: 
“Bagi konsumen yang memiliki penyakit paru (misal. asthma, PPOK, bronchitis, pneumonia)".
Bagi mereka dengan paru-paru yang terganggu, uap yang dihasilkan ECS/ENDS dapat menimbulkan serangan asma, sesak napas, dan batuk. Jangan gunakan produk ini jika mengalami keadaan di atas"

--> mengindikasikan bahwa produk tsb berbahaya, khususnya bagi sistem pernapasan.

- "rasa aman palsu" / "Illusive safety" pada konsumen:
Dikarenakan ENDS tidak menghasilkan `asap` yang merupakan akibat dibakarnya tembakau/rokok, ENDS dianggap / dipersepsikan lebih aman dibandingkan rokok oleh konsumen!

- Efek terhadap orang lain (second hand smoke) tetap ada mengingat penggunaan ENDS menghasilkan emisi partikel halus nikotin dan zat-zat berbahaya lain ke udara di ruang tertutup.

7. Beberapa negara -termasuk Indonesia- terus mengkaji produk ini, untuk kemudian menentukan kebijakan yang diperlukan.



Sumber : Admin Website Info Penyakit

 
   

Copyright©2010 Ditjen PP&PL - Kementerian Kesehatan R.I.